Minggu, 29 Juli 2012

Mutiara Nasihat Abu Muhammad Ruwaim bin Ahmad

kontributor : Suratman, SKM
 
Ruwaim bin Ahmad

Namanya Abu Muhammad Ruwaim bin Ahmad, wafat pada tahun 303H/915M. termasuk guru besar(syaikh) yang paling di hormati,berkebangsaan bagdad,seorang muqri' (ahli membaca qur'an) dan ahli fiqih madzhab Dawud.

Di antara mutiara nasihatnya:

1. di antara hakim yg bijaksana adalah memberi kelonggaran hukum pada orang lain, mempersulit hukum pada diri sendiri. memberikan kelonggaran hukum pada orang lain termasuk mengikuti ilmu,dan mempersulit hukum pada diri sendiri termasuk kebijakan seorang wara'

2. abu abdullah bin khafif pernah berkata kepada ruwaim,''berilah saya wasiat''!  Dia menjawab: ''masalah(tasawuf) tidak bisa dicapai kecuali dengan mencurahkan jiwa.memasuki tasawuf harus dengan pencurahan jiwa. jika tidak, janganlah menyelam dalam tasawufmu yang tiada guna.

3. bergaul dengan segala lapisan manusia membuatmu lebih aman daripada bergaul dengan orang-orang sufi saja. karna kebanyakan orang berperilaku sesuai dengan garis hukum, sedangkan kelompok sufi berperilaku di atas prinsip hakikat. orang2 pada umumnya hanya menuntut dhohirnya sariat, sedangkan para sufi menuntut diri mereka pada hakikat wara'dan menetapi ketulusan.barangsiapa yang memasuki dunia mereka dan mengingkari apa yang mereka hakikatkan,maka Allah akan mencabut cahaya iman dari hatinya.

4.saya pernah melewati bagdad pada siang hari yang panas.ketika itu saya berjalan dalam keadaan sangat haus.saya mencoba meminta air minum pada salah seorang penghuni rumah.kemudian muncullah seorang anak perempuan kecil membuka pintu rumah dengan membawa sebuah tempat air minum.ketika melihatku,ia berkata,''seorang sufi minum air di siang hari'' maka sejak itu saya tidak perna membatalkan puasaku.

5.jika Allah memberimu kemampuan untuk memberi nasihat dan mengamalkannya, lalu saya mengambilnya,hal itu adalah nikmat. jika saya melaksanakannya, sedang engkau sendiri tidak mengamalkannya, hal itu adalah musibah bagimu. jika kamu tidak punya nasihat juga tidak berbuat benar, maka hal itu adalah siksaan
 
                          Nara Sumber : Facebook Mumu Bsa 

1 komentar: